Aku Sakit Tapi Tidak Berdarah


Damai...
Itu yang mereka harapkan
Ketenangan...
Itu yang mereka angankan
Semua itu hanya harapan dan angan-angan belaka, kita menutup mata atas apa yang terjadi pada mereka.

Darah...
Itu biasa terlihat setiap harinya
Tangis...
Apalagi, menjadi rutinitas yang tak terhalangi
Kepedihan mereka menjadi rahasia umum bagi semua

Mata, melihat kerusuhan
Hati, merasakan kepedihan
Otak, memikirkan penyelesaian

Tapi....
Tetap saja hanya bisa berandai-andai
Andai aku...
Andai dia...
Andai mereka...
Andai kami...

Maafkan diri, memantau tapi tak terbantu
Maafkan diri, berkehendak tapi kurang bertindak
Maafkan diri, menangis tapi usaha masih dirintis

Palestina...
Lukamu kurasakan,
Karena kusakit tapi tak berdarah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memberi Seluruh Hati atau Tidak Sama Sekali

Ajal dan keluarga

Perbincangan dengan ayah